Kalau bicara festival bir di Jerman, hampir semua orang langsung menyebut Oktoberfest Munich. Tapi tahukah kamu kalau ada “saudara dekatnya” yang nggak kalah meriah, malah lebih ramah keluarga dan lebih terasa nuansa lokalnya? Namanya adalah Cannstatter Volksfest, atau orang Stuttgart biasa menyebutnya Wasen.

Sejarah yang Bermula dari Bencana
Festival ini pertama kali digelar pada tahun 1818 oleh Raja Wilhelm I dari Württemberg. Latar belakangnya cukup unik: Eropa baru saja dilanda kelaparan akibat letusan dahsyat Gunung Tambora di Indonesia (1815) yang memengaruhi cuaca global. Untuk menyemangati rakyatnya, sang raja membuat pesta rakyat dengan pasar, musik, dan tentu saja… bir. Dari situlah tradisi Wasen dimulai, dan hingga kini tetap menjadi bagian penting dari budaya Stuttgart.

Suasana di Wasen
Cannstatter Volksfest adalah perpaduan sempurna antara tradisi, hiburan, dan budaya lokal. Kamu masih bisa merasakan vibe pesta bir ala Bavaria, tapi dengan sentuhan Swabia yang lebih autentik dan suasana lebih ramah. Bonusnya? Lokasinya dekat dengan ikon Stuttgart seperti Mercedes-Benz Museum dan Porsche Museum—jadi perjalananmu bisa sekalian jadi paket lengkap.
Berlangsung di area Cannstatter Wasen, tepi Sungai Neckar, festival ini biasanya digelar dari akhir September sampai pertengahan Oktober. Tahun 2025, tanggal resminya adalah 26 September – 12 Oktober.
Begitu masuk area, suasananya langsung terasa hidup:
- Tenda bir raksasa menyajikan bir khas Swabia dari brewery lokal seperti Dinkelacker dan Stuttgarter Hofbräu. Musik brass band mengiringi pengunjung yang bernyanyi dan berdansa di atas bangku.
- Parade rakyat jadi salah satu highlight: kostum tradisional Swabia, kereta kuda berhias, dan marching band.
- Wahana carnival seperti roller coaster, bianglala, rumah hantu, sampai bumper car bikin festival ini cocok juga untuk keluarga.

Kuliner Khas yang Wajib Dicoba
Kalau Oktoberfest identik dengan Wiesn-Hendl (ayam panggang), di Wasen kamu akan menemukan:
- Göckele: ayam panggang bumbu khas Swabia, rasanya lebih gurih.
- Maultaschen: pangsit isi daging yang disebut-sebut “lasagna Swabia”.
- Pretzel raksasa ala Swabia, teksturnya lebih lembut dibanding pretzel Bavaria.
- Lebkuchenherzen (kue jahe berbentuk hati) dengan tulisan lucu—souvenir manis khas festival.

Bedanya dengan Oktoberfest
Banyak orang menyebut Cannstatter Volksfest sebagai “versi mini Oktoberfest”. Tapi sebenarnya bukan mini, melainkan lebih lokal. Kalau Oktoberfest kebanjiran turis internasional, di Wasen kamu lebih banyak bertemu warga Stuttgart dan daerah sekitar. Atmosfernya lebih santai, tenda-tenda lebih mudah diakses (nggak selalu harus reservasi jauh hari), dan harga sedikit lebih bersahabat.
Buktinya, meski “hanya” festival lokal, Wasen tetap mampu menarik lebih dari 4 juta pengunjung tiap tahunnya. Nggak heran kalau disebut sebagai pesta rakyat terbesar kedua di dunia setelah Oktoberfest.

Tips Menikmati Cannstatter Volksfest
- Datang di hari kerja siang–sore kalau ingin suasana lebih tenang. Malam dan akhir pekan biasanya penuh sesak.
- Pesan meja tenda jika ingin merasakan suasana malam di akhir pekan—reservasi biasanya sudah dibuka sejak Mei.
- Hari Rabu biasanya jadi Familientag, tiket wahana lebih murah dan lebih ramah keluarga.
- Datanglah dengan U-Bahn (metro Stuttgart). Berhenti di halte Mercedesstraße atau Bad Cannstatt. Jangan coba-coba bawa mobil, karena parkir super terbatas dan razia alkohol ketat.
- Kalau mau ikutan gaya, kenakan Dirndl atau Lederhosen. Kalau tidak, cukup berpakaian smart casual juga aman.

Kalau kamu pernah ke Oktoberfest, jangan berhenti sampai di situ. Cobalah datang ke Stuttgart di musim gugur dan rasakan sendiri atmosfer Cannstatter Volksfest. Siapa tahu, kamu malah lebih jatuh cinta dengan Wasen karena lebih “real” dan tidak terlalu turistik.
Supaya liburanmu makin nyaman dan terencana dengan baik, Sesa Tour siap membantu mengatur perjalananmu. Dari visa, tiket masuk hingga private tour ke destinasi favorit, semuanya bisa kami urus.
Hubungi Tim Sesa Tour sekarang juga!
