Keragaman budaya Eropa telah diperkaya oleh kontribusi berbagai komunitas etnis dan agama, termasuk penduduk muslim. Berikut ini merupakan negara-negara Eropa dengan persentase muslim tertinggi yang dikutip dari world population review:

1. Turki (99,6%)
Turki, Meskipun secara resmi bukan negara Muslim, tapi Islam jadi kekuatan yang signifikan dan agama yang dominan di sana. Sebelumnya, Turki pernah diatur sebagai negara Sunni di bawah Kekaisaran Utsmaniyah, jadi sejarah Islamnya kental banget. Gak heran, di seluruh negara banyak banget bangunan dan monumen Islam yang keren abis yang jadi pengingat sejarah itu.
Walaupun gak semua Muslim di Turki menjalankan agamanya dengan ketat, tapi tingkat kepercayaan agama di sana cukup tinggi. Devosi Islam terlihat dalam kehidupan sehari-hari. “Maşallah” (Puji Tuhan) sering banget jadi kata umum dalam percakapan santai, dan panggilan adzan terdengar lima kali sehari dari masjid-masjid di seluruh negara.
Dari segi Islam di Turki, sekitar 70% mengikuti aliran Sunni, dan setidaknya 25% menganut Islam Syiah, terutama aliran Alevi dan beberapa ideologi yang kurang umum seperti pengikut sufi yang berputar-putar seperti derwis.

2. Azerbaijan (96,9%)
Sekitar 97% penduduk Azerbaijan menganut Islam, guys. Di antara umat Muslim di Azerbaijan, sekitar 85% adalah Syiah dan 15% adalah Sunni. Faktanya, Azerbaijan jadi negara dengan penganut Muslim Syiah terbesar kedua di dunia, setelah Iran. Tapi, uniknya, Azerbaijan sendiri dianggap sebagai negara Muslim yang paling sekuler di dunia, loh! Bener-bener bikin penasaran!
Nah, menurut undang-undang dasar Azerbaijan, negara ini punya prinsip sekuler yang menjamin kebebasan beragama, guys. Menurut survei yang dilakukan oleh Gallup, hanya 21% penduduk Azerbaijan yang bilang agama berperan penting dalam hidup mereka. Keren kan, ada beragam perspektif di sana!
Tapi tunggu, itu belum semuanya! Azerbaijan juga punya minoritas agama yang menarik. Di sana ada sekitar 280.000 orang Kristen, alias sekitar 3,1% dari populasi, guys. Mayoritas mereka menganut aliran Ortodoks Rusia dan Ortodoks Georgia, tapi di wilayah Nagorno-Karabakh ada juga pengikut aliran Apostolik Armenia. Dan jangan lupa, ada juga komunitas Yahudi di Azerbaijan yang sejarahnya bisa ditelusuri sampai 2.000 tahun yang lalu. Kabarnya, saat ini ada sekitar 12.000 orang Yahudi di Azerbaijan, guys!

3. Kazakhtan (70,2%)
Di Kazakhstan, Islam jadi agama terbesar yang dianut. Mayoritas etnis Kazakh adalah Muslim Sunni dari sekolah Hanafi. Ada juga sedikit komunitas Syiah di sana, guys. Cek fakta menariknya nih, Kazakhstan adalah negara mayoritas Muslim paling utara di dunia dan wilayahnya juga paling luas. Lebih dari setengah populasi di sana adalah orang Kazakh, dan ada juga kelompok etnis Uzbek, Uyghur, dan Tatar yang berlatar belakang Muslim, loh! Islam pertama kali nyampe ke sana dari orang Arab pada abad ke-8, seru banget kan?
Meskipun orang Kazakh mengaku punya ikatan dengan warisan Muslim mereka, tapi praktik keagamaannya cenderung moderat. Gak sering banget tuh mereka pake jilbab atau rutin pergi ke masjid dalam keseharian mereka. Religiositas mereka punya ciri khas sendiri, guys!

4. Albania (58,8%)
Islam masuk ke Albania terutama pas zaman Kesultanan Utsmaniyah, dan seiring berjalannya waktu, sebagian besar orang Albania beralih ke Islam. Tapi, setelah gerakan Kebangkitan Nasional Albania dan kurangnya penekanan terhadap agama di abad ke-20, pemerintahan demokratis, monarki, dan kemudian pemerintahan komunis melakukan dereligionisasi sistematis terhadap bangsa Albania dan budaya nasionalnya. Akibat kebijakan ini, Islam, seperti agama-agama lain di negara itu, mengalami perubahan radikal. Selama beberapa dekade ateisme negara, yang berakhir pada tahun 1991, praktik keagamaan dari semua tradisi mengalami penurunan. Pasca periode komunis dan penghapusan batasan hukum dan pemerintah terhadap agama, Islam mulai bangkit melalui institusi yang menciptakan infrastruktur baru, sastra, fasilitas pendidikan, koneksi transnasional internasional, dan aktivitas sosial lainnya.
Menurut sensus tahun 2011, 56,7% penduduk Albania memeluk Islam, jadi Islam adalah agama terbesar di negara ini. Tapi, untuk Muslim kontemporer di Albania, praktik keagamaannya cenderung minimal. Sisanya, penduduknya ada yang memeluk Kekristenan, yang menjadi agama terbesar kedua di negara ini dengan 16,99% penduduknya, atau ada juga yang tidak beragama.

5. Bosnia dan Hesergovina (50,7%)
Islam merupakan agama yang paling banyak dianut di Bosnia dan Hesergovina. Agama ini diperkenalkan ke masyarakat setempat pada abad ke-15 dan ke-16 saat Kesultanan Utsmaniyah mendatangi Bosnia dan Herzegovina.
Nah, kamu tahu gak, Muslim itu jadi komunitas agama terbesar di Bosnia dan Herzegovina, mencapai hampir 51% loh! Selain itu, ada dua kelompok besar lainnya, yaitu umat Kristen Ortodoks Timur yang sekitar 31%, kebanyakan dari mereka mengidentifikasi diri sebagai orang Serbia, dan umat Katolik Roma yang sekitar 15%, kebanyakan mengidentifikasi diri sebagai orang Kroasia. Menurut perkiraan dari PEW Research, ada juga sekitar 52% penduduknya yang Muslim, 35% Ortodoks, dan cuma 8% Katolik.
Sekitar semua Muslim di Bosnia dan Herzegovina mengidentifikasi diri mereka sebagai Bosniak, loh. Sebelum tahun 1993, orang Bosnia dengan budaya atau keturunan Muslim (apapun praktik keagamaannya) didefinisikan oleh otoritas Yugoslavia sebagai Muslimani (Muslim) dalam arti etnis-nasional (makanya M-nya huruf besar). Tapi, ada juga beberapa orang dengan latar belakang Bosniak atau Muslim yang mengidentifikasi kewarganegaraannya (dalam arti etnis, bukan cuma kewarganegaraan) sebagai “Yugoslav” sebelum awal tahun 1990-an. Di Bosnia juga ada sedikit Muslim non-Bosniak, seperti orang Albania, Rom, dan Turki. Jadi, semuanya berwarna-warni di sana!

Leave a comment